Menuju gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXXI yang direncanakan akan digelar pada tahun 2026 di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah semakin memperkuat komitmennya untuk menjadi tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga unggul dalam prestasi. Sebagai bagian dari persiapan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) menggelar forum strategis pada Senin, 23 Juni 2025, bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan LPTQ serta memperkokoh peran masyarakat dalam menyebarkan syiar Al-Qur'an.

Forum ini menjadi momen penting bagi seluruh elemen masyarakat dan lembaga yang terlibat dalam persiapan MTQ Nasional. Dengan tema besar "Penguatan Kelembagaan LPTQ dan Masyarakat dalam Syiar Al-Qur'an," diskusi ini membahas berbagai hal krusial yang akan menentukan keberhasilan penyelenggaraan MTQ. Topik yang diangkat mencakup penguatan struktur organisasi LPTQ, penyusunan program kerja yang terarah, peningkatan keaktifan pengurus harian, hingga strategi pembinaan dan pengembangan Al-Qur'an.

Tak hanya itu, forum ini juga memfokuskan pada aspek pengelolaan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan, serta pemberian penghargaan dan apresiasi kepada peserta dan pelatih berprestasi. Semua ini bertujuan agar LPTQ di tingkat provinsi dan daerah mampu berperan maksimal dalam mempersiapkan kafilah yang siap bersaing di tingkat nasional.

Asisten I Sekda Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, yang hadir sebagai keynote speaker, menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat untuk menyukseskan MTQ Nasional. Ia menegaskan bahwa Jawa Tengah tidak hanya harus sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga harus unggul dalam prestasi. Keberhasilan ini, menurutnya, tidak hanya bergantung pada kesiapan logistik dan infrastruktur, tetapi juga pada kesiapan mental dan pengelolaan yang matang.

Komitmen penuh juga disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang, Ali Sofyan, yang mewakili Wali Kota Semarang. Dalam sambutannya, Ali menegaskan dukungan penuh dari pemerintah kota, baik dalam hal fasilitas, koordinasi antar-lembaga, maupun pelibatan masyarakat dalam membangun atmosfer syiar Al-Qur'an yang kental.

Forum ini juga diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari tingkat nasional dan daerah. Di antaranya, Kasubdit Lembaga Tilawah dan Ma’had Al-Qur’an Kemenag RI, Rijal Ahmad Rangkuty, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jateng Imam Buchori, serta Ketua Harian LPTQ Kota Semarang, Yuyun Affandi. Mereka memaparkan berbagai strategi teknis dan kelembagaan untuk memastikan bahwa seluruh lini dalam persiapan MTQ 2026 dapat berjalan dengan maksimal.

Diskusi ini sangat penting dalam mematangkan persiapan, terutama dalam aspek pembinaan kafilah dan pengelolaan sekretariat LPTQ yang profesional. Para narasumber menekankan perlunya meningkatkan kualitas pelatihan dan pembinaan bagi para peserta, serta memperkuat koordinasi antar-lembaga agar semua aspek berjalan dengan baik.

Di balik semua upaya ini, terdapat semangat gotong royong dan kecintaan terhadap Al-Qur'an yang menjadi landasan utama. Masyarakat Jawa Tengah, bersama dengan LPTQ, bertekad untuk membangun kebersamaan dalam menyukseskan gelaran MTQ Nasional 2026. Lebih dari sekedar sebuah ajang lomba, MTQ adalah simbol penghormatan dan kecintaan umat Islam terhadap kitab suci Al-Qur'an. Melalui acara ini, diharapkan dapat semakin memperkuat peran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pedoman hidup maupun sebagai sumber inspirasi spiritual.

Jawa Tengah, dengan segala persiapannya, berkomitmen untuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional yang sukses dalam pelaksanaan dan unggul dalam prestasi. Melalui penguatan kelembagaan dan peran aktif masyarakat, gelaran MTQ diharapkan bukan hanya menjadi sebuah acara seremonial, tetapi juga menjadi momentum bagi kebangkitan syiar Al-Qur'an di seluruh penjuru negeri.

Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat, serta komitmen yang kuat untuk memuliakan Al-Qur'an, Jawa Tengah siap menyongsong MTQ Nasional XXXI 2026 dengan langkah penuh keyakinan. Semangat ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi provinsi lain untuk terus memperkuat ikatan dalam upaya memajukan syiar Islam melalui ajang MTQ.