Tak tanggung-tangung dalam meningkatkan kualitas pengurus LPTQ kecamatan seKota Semarang dalam menjalankan tugasnya, para profesor dihadirkan untuk menurunkan ilmunya pada kegiatan Sosialisasi Penguatan Kelembagaan LPTQ Kota Semarang yang diselenggarakan di Hall Hotel Pandanaran pada Sabtu 24 Desember 2022.
Dalam paparan yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Noor Achmad, M.A. tentang struktur & program kerja LPTQ sesuai dasar hukum pembentukannya dalam Keputusan Menteri Agama No 240 Tahun 1989 tentang susunan organisasi dan tata kerja LPTQ terdapat struktur kepengurusan yang terdiri dari ketua umum dibantu oleh ketua I & ketua II, sekretaris, bendahara & bidang-bidang antara lain bidang organisasi, pembinaan, penghakiman, pendidikan & latihan serta publikasi & dokumentasi (humas).
Sementara itu materi perumusan strategi penguatan kelembagaan dari aspek organisasi, aspek sumberdaya dan dana oleh Prof. Dr. Ahmad Rofiq M ditekankan bahwa LPTQ memiliki peran penting dan strategis. Karena itu diperlukan pemberdayaan dan pengembangan secara berkelanjutan, melalui regulasi Peraturan Presiden dan AD/ART, dan dikelola secara modern, professional dan mandiri dalam keikhlasan dan kebersamaan, Pengurus LPTQ juga perlu menetapkan langkah strategis jangka pendek, menengah dan panjang sesuai tuntunan zaman sehingga untuk penguatan organisasi dan kelembagaan serta kelancaran pelaksanaan program LPTQ, perlu alokasi dana dari APBD dan bantuan lain yang sah dan tidak mengikat, sekretariat LP TQ.
Rofiq juga mengatakan “hal-hal sederhana perlu dilakukan sebagai langkah syiar seperti papanisasi hingga tingkat kecamatan sehingga masyarakat secara visual mudah mengenal & mengingat nama lembaga tersebut & fungsinya. Koordinasi & pertemuan rutin pengurus bermanfaat agar wacana dan pemikiran dalam ikhtiyar bersama untuk melakukan penguatan LPTQ dapat mencair dan dicarikan solusi bersama dalam menyiapkan generasi millenial yang qur’ani” imbuhnya.
Pada kegiatan yang dibuka langsung oleh ketua umum LPTQ Kota Semarang, Iswar Aminuddin didampingi oleh Yuyun Affandi selaku Ketua Harian berpesan bahwa “Upaya sebuah organisasi untuk meningkatkan kapasitas baik institusi, sistem, maupun individual dalam memperbaiki kinerja organisasi secara keseluruhan perlu sinergi berbagai pihak misalnya BAZNAS/UPZ, DMI, LPQ dan jajaran pemerintahan serta SDM di wilayah masing-masing, Siapkan program yang kongkrit dan mampu direalisasikan terutama dalam penyiapan sumber daya insani yang siap mengikuti musabaqah di tingkat Kecamatan dan Kota misalnya dengan memberdayakan potensi masyarakat dalam kegiatan keagamaan seperti khaflah, qori’ di hajatan warga atau kegiata lain”.



